Jembatan Terputus, 300 Warga Desa Nangela Terpaksa Sebrangi Sungai Deras

Jembatan gantung saleurih yang berada di Desa Nangela terputus, sebabkan 6 kampung harus melewati arus Sungai Cicurug yang deras.

Ananda Cahya
Jum'at, 21 Oktober 2022 | 07:55 WIB
Jembatan Terputus, 300 Warga Desa Nangela Terpaksa Sebrangi Sungai Deras
Kondisi Warga Desa Nangela yang harus menyeberangi arus sungai Cicurug karena jembatan gantung saleurih yang terputus (Sukabumiupdate.com)

Sukabumi.suara.com - Warga di Nangela, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi harus terisolir karena akses penghubung antar desanya yaitu jembatan, terputus. Warga desa diharuskan melintasi Sungai Cicurug jika ingin beraktivitas. 

Diketahui jembatan gantung saleurih yang biasanya digunakan oleh warga terputus diterjang oleh banjir. Banjir yang terjadi pada 23 September 2022 telah memutuskan jembatan gantung yang baru dibangun awal tahun 2022. Jembatan tersebut berhasil dibangun oleh relawan dan masyarakat.

Jembatan gantung saleurih merupakan jembatan penghubung antara enam kampung di Desa Nangela. Adapun 6 kampun yang terdampak yaitu: Selaeurih, Bojong Waru I, Bojong Waru 2, Sukasirna, Cigugur, dan Cikuya.

Lenni Nurliah selaku Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Kecamatan Tegalbuleud mengatakan ada 300 kepala keluarga yang terdampak. Mereka harus kembali berjalan kaki melewati sungai untuk dapat beraktivitas. Termasuk beberapa pelajar yang harus melewati derasnya Sungai Cicurug untuk dapat bersekolah. 

Baca Juga:Pinkan Mambo Ingin Anaknya Jadi Seperti Maia Estianty

Warga kembali harus menyeberangi sungai dengan berjalan kaki untuk melakukan aktivitas, bahkan anak sekolah pun terpaksa melintasi derasnya air," kata Lenni kepada sukabumiupdate.com-jaringan suara.com, pada Kamis (20/10).

Lenni juga menjelaskan jika hujan turun, debit air di Sungai Cicurug juga akan naik yang sebabkan warga harus menunggu hingga air surut dan dirasa aman untuk dapat disebrangi. Jembatan gantung Salaeurih sebelumnya dibangun dengan panjang kurang lebih 90 meter dan lebar 1,3 meter.

Sudin selaku Kepala Desa Nangela mengatakan jika jembatan gantung saleurih merupakan akses satu-satunya dari enam kampung ke wilayah luar Desa Nangela, ataupun sebaliknya. 

"Semuanya (warga enam kampung) menyeberang ke sana, tidak ada lagi jembatan, kemarin hanyut," ucap Sudin.

Sumber: sukabumiupdate.com 

Baca Juga:Permintaan Maaf Bharada E Ditanggapi Ayah Brigadir J: Kami Sangat Memaklumi Apa yang Dia Perbuat

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

Lokal

Terkini

Tampilkan lebih banyak